Mantap, Seorang Gadis Palestina Menampar Tentara Israel, Lihat Aksinya
Adalah Ahed Tamimi, seorang gadis Palestina yang masih remaja, Ia mendadak jadi selebriti di media sosial karena aksi beraninya menampar tentara Israel zionis.
Ahed Tamimi yang dikenal sebagai aktivis belia di Betlehem Palestina Tepi Barat, ini akhirnya ditangkap pasukan Israel setelah rumahnya digerebek menjelang fajar, pada hari Selasa
Tidak hanya Tamimi yang ditangkap, ibunya yang bernama Nariman juga ditangkap pada hari Selasa siang saat menjenguk Tamimi di sebuah kantor polisi Israell.
Berdasarkan laporan ayah Ahed Tamimi, yakni Bassem, putrinya memang dikenal sebagai aktivis di desa Nabi Saleh tsb. Ketika masih kecil, gadis ini pernah menggigit tentara Israel untuk melawan penangkapan anak lelaki Palestine
Akhirya gambar kejadian juga aksi Tamimi yg lain membutanya dia diterima oleh Recep Tayyip Erdogan tahun 2012 yang kala itu Erdogan menjabat sebagai Perdana Menteri Turkkey.
Adapun Penangkapan Tamimi bermula dari penggerebekan rumahnya kemarin dini hari malam. Ayahnya terbangun dengan kaget ketika sekitar pukul 03.00 waktu setempat ketika mendengar suara sekelompok pasukan Israel menggedor pintu depan rumahnya.
Ayah Bassem mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia membuka pintu bagi para prajurit negara Yahudi tsb. Ia didorong ke samping rumah, sehingga para tentara Israel leluasa masuk rumahnya.
Kemudian Para serdadu Zionis Israel itu lantas memaksa keluarga Tamimi masuk ke salah satu ruangan saat mereka mengobrak-abrik isi rumah. Pakaian dan barang-barang lain di rumah itu dilempar ke lantai hingga menyisakan pemandangan yang berantakan acak2an.
Lalu Para prajurit memberi tahu keluarga tersebut bahwa Ahed Tamimi ditangkap, dan tanpa memberkan alasan apa2.
”Nnariman menangiis histeris dan berusaha memeluk Tamimi, Namun Ia dilemparkan ke tanah oleh tentara,” Tutur Ayah Tamimi
Dan Ahed Tamimi sejatinya sama seperti remaja Palestina lain yang ikut demonstrasi di sebuah desa yg dulunya adalah desa Nabi Saleh, dengan menentang pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Tapi, ini untuk pertama kalinya seorang gadis belasan tahun ditangkap dan ditahan pasukan Zionis Yahudi.
Adapun Sebelum Tamimi ditangkap, video tentang aksi beraninya yang menampar tentara Israel viral di medsos.
Cuplikan Video itu diambil pada hari Jumat pekan kemarin. Di Dalam video tsb dua perempuan Palestina, salah satunya Tamimi, yang mendekati segerombolan pasukan tentara Zionis. kemduian Tamimi mendorong, menendang dan menampar salah seorang tentara tersebut. Aksinya diduga direkam rekannya melalui kamera mobile.
Namun Para tentara bersenjata berat pada saat tidak membalas secara serius aksi Tamimi dan rekannya. Para tentara itu kemudian bergerak mundur meninggalkan.
Tambah Bassem, bahwa saat rumahnya digerebek pasukan Israel, ponsel, komputer dan peralatan elektronik aktivis muda itu disita paksa dan diambil.
ADapun Seorang anggota keluarga lainnya, Mohammed, sedang dirawat di rumah sakit setelah d1t3mb4k di bagian kepala dengan p3luru karet pada hari Jumat kemarin.
Berikut Adalah aksi penamparan Ahed Tamimi
Ahed Tamimi yang dikenal sebagai aktivis belia di Betlehem Palestina Tepi Barat, ini akhirnya ditangkap pasukan Israel setelah rumahnya digerebek menjelang fajar, pada hari Selasa
Tidak hanya Tamimi yang ditangkap, ibunya yang bernama Nariman juga ditangkap pada hari Selasa siang saat menjenguk Tamimi di sebuah kantor polisi Israell.
Berdasarkan laporan ayah Ahed Tamimi, yakni Bassem, putrinya memang dikenal sebagai aktivis di desa Nabi Saleh tsb. Ketika masih kecil, gadis ini pernah menggigit tentara Israel untuk melawan penangkapan anak lelaki Palestine
Akhirya gambar kejadian juga aksi Tamimi yg lain membutanya dia diterima oleh Recep Tayyip Erdogan tahun 2012 yang kala itu Erdogan menjabat sebagai Perdana Menteri Turkkey.
Adapun Penangkapan Tamimi bermula dari penggerebekan rumahnya kemarin dini hari malam. Ayahnya terbangun dengan kaget ketika sekitar pukul 03.00 waktu setempat ketika mendengar suara sekelompok pasukan Israel menggedor pintu depan rumahnya.
Ayah Bassem mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia membuka pintu bagi para prajurit negara Yahudi tsb. Ia didorong ke samping rumah, sehingga para tentara Israel leluasa masuk rumahnya.
Kemudian Para serdadu Zionis Israel itu lantas memaksa keluarga Tamimi masuk ke salah satu ruangan saat mereka mengobrak-abrik isi rumah. Pakaian dan barang-barang lain di rumah itu dilempar ke lantai hingga menyisakan pemandangan yang berantakan acak2an.
Lalu Para prajurit memberi tahu keluarga tersebut bahwa Ahed Tamimi ditangkap, dan tanpa memberkan alasan apa2.
”Nnariman menangiis histeris dan berusaha memeluk Tamimi, Namun Ia dilemparkan ke tanah oleh tentara,” Tutur Ayah Tamimi
Dan Ahed Tamimi sejatinya sama seperti remaja Palestina lain yang ikut demonstrasi di sebuah desa yg dulunya adalah desa Nabi Saleh, dengan menentang pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Tapi, ini untuk pertama kalinya seorang gadis belasan tahun ditangkap dan ditahan pasukan Zionis Yahudi.
Adapun Sebelum Tamimi ditangkap, video tentang aksi beraninya yang menampar tentara Israel viral di medsos.
Cuplikan Video itu diambil pada hari Jumat pekan kemarin. Di Dalam video tsb dua perempuan Palestina, salah satunya Tamimi, yang mendekati segerombolan pasukan tentara Zionis. kemduian Tamimi mendorong, menendang dan menampar salah seorang tentara tersebut. Aksinya diduga direkam rekannya melalui kamera mobile.
Namun Para tentara bersenjata berat pada saat tidak membalas secara serius aksi Tamimi dan rekannya. Para tentara itu kemudian bergerak mundur meninggalkan.
Tambah Bassem, bahwa saat rumahnya digerebek pasukan Israel, ponsel, komputer dan peralatan elektronik aktivis muda itu disita paksa dan diambil.
ADapun Seorang anggota keluarga lainnya, Mohammed, sedang dirawat di rumah sakit setelah d1t3mb4k di bagian kepala dengan p3luru karet pada hari Jumat kemarin.
Berikut Adalah aksi penamparan Ahed Tamimi
Silahkan Share, Terima Kasih

Posting Komentar untuk "Mantap, Seorang Gadis Palestina Menampar Tentara Israel, Lihat Aksinya"