Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mantap, Ada Yang Baru Lagi Nih Dari Alutsista TNI, Ini Dia

Alustsita Baru datang lagi, kini Helikopter AH-64 Apache milik TNI Angkatan Darat sudah tiba dari Amerika Serikat pada hari ini. Helikopter tersebut tiba di Indonesia dengan diangkut menggunakan pesawat Angkatan Udara Amerika.

Mantap, Ada Yang Baru Lagi Nih Dari Alutsista TNI, Ini Dia


"Pada Hari ini tiba di Semarang. Infonya ada 3 Unit," kata Kapuskom.
"Ini Yang baru saya lihat satu unit keluar dari pesawat angkatan udara Amerika," imbuh Beliau.

Sementara itu, Brigjen Totok menyatakan helikopter tersebut merupakan pemesanan sebelumnya sejumlah 8 unit. Pada tahun 2018, kata Totok, Indonesia akan menerima kembali helikopter ini lagi.

"Dan ini yang baru tahun 2018 akan tiba (sisanya). Saat ini baru lihat satu unit," kata Totok

Adapun menurut beliau, helikopter itu akan digunakan Penerbangan TNI AD (Penerbad). Saat ini helikopter itu juga akan ditempatkan di Penerbad Ahmad Yani, Semarang Jawa Tengah.

"Helikopter Apache nanti akan ditempatkan Penerbad Semarang," lanjut beliau.

Pada Sebelumnya tahun 2013, Indonesia sudah memesan 8 helikopter Apache dari perusahaan AS, Boeing. Wamenhan saat itu Sjafrie Sjamsuddin mengatakan nantinya heli Apache itu juga sudah bisa digunakan untuk latihan perang operasi Garuda TNI Angkatan Darat.

"Ada 2 Heli utama dan 2 heli pendukung," ujar Sjafrie di Kuala Lumpur pada waktu itu.

Adapun Kepastian soal kedatangan heli ini didapatkan saat Sjafrie bertemu pihak Boeing di Defence Services Asia 2014 yang digelar 14-17 April di Malaysiia.

Heli Apache ini telah dipesan sejak 2013 lalu dan akan didatangkan secara bertahap ke Indonesia. Sebelum ini, tahap awal 4 Apache telah lebih dahulu datang.

Adapun Kemampuan Heli Apacahe Ini Di Bi Bawah Adalah Ulasannya

Helikopter Apache ini memiliki daya angkut yang besar untuk mengusung berbagai macam persenjataan dengan teknologi mutakhir. Persenjataan yang mampu diusungnya yaitu Kanon M230, Roket Hydra 70 (FFAR), peluru kendali AGM-114 Hellfire, AIM-92 Stinger dan AIM-9 Sidewinder. Selain itu, Helikopter Apache telah menggunakan teknologi Avionics yang termutakhir seperti MTADS DAN Radar Longbow.

1. Alat Radar Longbow

Radar Longbow ialah sistem radar yang dipasang di atas baling-baling utama helikopter Apache yang terdiri dari perangkat AN/APG-78 Fire Control Radar (Radar Kendali Tembak) dan AN/APR-48 Radar Frequency Inferometer (Radar Identifi kasi Frekuensi). Dan Kedua perangkat tersebut akan memberikan masukan bagi sistem MTADS dalam memberikan informasi tentang sasaran dan pasukan kawan. Selain itu, perangkat ini dilengkapi dengan pendeteksi infra merah dari sumber luar untuk menghindari ancaman tembakan rudal darat-udara dan udara-udara. Kemampuan deteksi radar ini dapat mencapai 10 km pada kondisi yang cerah. Radar akan mendeteksi pesawat terbang, helikopter, senjata Arhanud, rudal darat-udara, tank, AFV, truk, dan kendaraan yang lain.

2. Sistem MTADS

yaitu bagian dari sistem senjata yang bertugas mencari dan mengenali sasaran serta memberikan informasi untuk pilot di kokpit. Selanjutnya sistem tersebut akan menentukan sasaran yang paling berbahaya atau yang mengancam helikopter untuk ditembak terlebih dahulu. Sistem ini dapat memberikan informasi sampai dengan 20 target yang ditampilkan pada layar multi-fungsi di kokpit. Sistem ini sangat membantu pilot dalam mendeteksi ancaman serta mengurangi beban kerja di kokpit. Informasi yang diperoleh oleh helikopter yang dilengkapi dengan radar longbow dan MTADS ini dapat juga disebarkan kepada pasukan kawan (tank, infanteri, artileri, posko) secara simple.

3. Senjata AGM-114 Hellfire

ialah peluru kendali yang bekerja berdasarkan homing laser semi aktif gerak. Hellfire didesain untuk menghancurkan sasaran bergerak seperti tank dan ranpur infanteri (IFV). Rudal ini dapat menghancurkan sasaran yang terletak sampai dengan 8 kilometer dari helikopter. Dengan demikian rudal ini memberikan tingkat perlindungan yang tinggi bagi helikopter serang yang terbang mendekati target.

4. Perangkat FLIR

ialah perangkat elektrooptik yang dapat melihat objek pada kondisi gelap dengan menggunakan kemampuan pendeteksi infra merah. Kamera tersebut mampu melihat jauh dengan jelas serta memberikan informasi tentang objek yang dilihat berupa arah dan jarak, kecepatan bergerak, serta koordinat. Dengan demikian, praktis tidak ada yang tersembunyi dari kemampuan deteksi helikopter Apache Tsb.

5. Senjata Senapan Mesin Pilot

Adapun Helm yang dipakai pilot telah didesain sedemikian rupa sehingga pergerakan kepala pilot akan serta merta diikuti oleh moncong laras senapan mesin M230 kaliber 30 mm. Dengan demikian tanpa mengubah arah helikopter, pilot dapat menembaki sasaran yang dilihatnya secara cepat. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh helikopter serang manapun di dunia militer.

Sementara itu, Angkatan Bersenjata dari berbagai negara telah menggunakan helikopter Apache sebagai unsur helikopter serang mereka karena berbagai fitur andalan di atas serta kiprahnya dalam pertempuran di Afganistan, Irak, dan Kosovo. Negara-negara pengguna antara lain United States Army, Israel Air Force, Royal Netherlands Air Force, Japan Ground SelfDefense Force, Yunani, Kuwait, Arab Saudi, Singapura, Uni Emirat Arab, Mesir dan AD British.
Ahmad
Ahmad Content Creator

Posting Komentar untuk "Mantap, Ada Yang Baru Lagi Nih Dari Alutsista TNI, Ini Dia"