Pidato Panglima TNI : Jangan Sekali-Kali Menyakiti Hati Rakyat Dan...
Di Dalam rangka menjaga soliditas TNI-Polri dan Masyarakat di Sulawesi Selatan, digelar Commanders Call TNI-Polri dan masyarakat bersatu dalam rangka menjaga kedaulatan dan kedamaian NKRI, di Lapangan Karebosi Makassar Sulawesi Selatan.
Dan Hadir dalam acara ini Panglima TNI Gatot Nurmantyo beserta rombongan, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Pangkoopsau II Marsda TNI Yadi I Sutanandika, Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono, Pangkosekhanudnas II Marsma TNI Tedy Rizalhadi, dan ribuan anggota TNI dan Polri serta Masyarakat di Sulawesi Selatann.
Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan, merasa terkejut saat datang ke Sulawesi Selatan yang selama ini dikenal sebagai daerah yang sering demo, tetapi sekarang ini menjadi tenang dan damai.
"Dan Ternyata penyebabnya karena TNI dan Polri di daerah ini sangat solid, sehingga dapat menciptakan suasana yang kondusif," ujar Panglima Gatot.
Jendral Panglima TNI juga mengatakan bahwa TNI dan Polri lahir dari rakyat, oleh karena itu rakyat adalah merupakan ibu kandung TNI dan Polisi.
"Dan Bangsa dan negara ini kuat karena TNI dan Polri kuat, oleh karena itu jangan terpengaruh dan terprovokosi oleh isu-isu yang yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah antara TNI dan Polri," Ucap Panglima TNI
Juga Lebih Lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Politik TNI dan Polri adalah politik negara sehingga semuanya didedikasikan untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.
"Dan Kepentingan rakyat adalah di atas segala-galanya oleh karena itu jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat," kata Jenderal bintang empat ini menutup pidatonya.
Di bagian akhir acara ini dibagikan doorprize kepada para prajurit TNI dan Polri berupa 8 buah sepeda motor dan 20 buah sepeda bagi yang berprestasi.
Dan Hadir dalam acara ini Panglima TNI Gatot Nurmantyo beserta rombongan, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Pangkoopsau II Marsda TNI Yadi I Sutanandika, Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono, Pangkosekhanudnas II Marsma TNI Tedy Rizalhadi, dan ribuan anggota TNI dan Polri serta Masyarakat di Sulawesi Selatann.
Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan, merasa terkejut saat datang ke Sulawesi Selatan yang selama ini dikenal sebagai daerah yang sering demo, tetapi sekarang ini menjadi tenang dan damai.
"Dan Ternyata penyebabnya karena TNI dan Polri di daerah ini sangat solid, sehingga dapat menciptakan suasana yang kondusif," ujar Panglima Gatot.
Jendral Panglima TNI juga mengatakan bahwa TNI dan Polri lahir dari rakyat, oleh karena itu rakyat adalah merupakan ibu kandung TNI dan Polisi.
"Dan Bangsa dan negara ini kuat karena TNI dan Polri kuat, oleh karena itu jangan terpengaruh dan terprovokosi oleh isu-isu yang yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah antara TNI dan Polri," Ucap Panglima TNI
Juga Lebih Lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Politik TNI dan Polri adalah politik negara sehingga semuanya didedikasikan untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.
"Dan Kepentingan rakyat adalah di atas segala-galanya oleh karena itu jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat," kata Jenderal bintang empat ini menutup pidatonya.
Di bagian akhir acara ini dibagikan doorprize kepada para prajurit TNI dan Polri berupa 8 buah sepeda motor dan 20 buah sepeda bagi yang berprestasi.

Posting Komentar untuk "Pidato Panglima TNI : Jangan Sekali-Kali Menyakiti Hati Rakyat Dan..."