Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengharukan, Ini Jawaban Kapolri Tentang Pembelian Senjata Mematikan

Jendral Kapolri Pol Tito Karnavian meminta agar polemik masalah pembelian senjata milik Polri tak lagi diperpanjang larut.

Mabes Polri Tidak Ingin Hubungan TNI-Polri Retak Karena Masalah Senjataa


Kata beliau, ada hal yang jauh lebih penting, yakni menjaga soliditas TNI dan Polisi Republik Indonesia Sebab, kata Tito, TNI dan Polri adalah dua pilar penting dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Jangan juga ada pihak ketiga yang goreng isu ini sehingga hubungan TNI-Polri jadi korban. Ini akan merugikan bangsa dan rakyat," ujar Jendral Tito dalam rapat bersama Komisi III DPR.

Jendral Kapolri menambahkan, dirinya dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah bersepakat untuk menyampaikan kepada korps masing-masing bahwa hubungan TNI-Polri harus solid di semua elemen.

Jendral yang terkenal disiplin itu juga telah memerintahkan jajaran Polri agar tak terpengaruh dengan isu-isu ini.

Beliau menuturkan, tim internal pemerintah melalui Menteri Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto telah menangani soal polemik senjata ini.

Perundingan telah masuk ke hal teknis seperti membentuk regulasi persenjataan, perizinan dan hal-hal yang berhubungan.

Dan Biarkan tim internal pemerintah dulu untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi, Tentunya nanti tentunya Menkopolhukam akan menyampaikan ke publik," ucap Jendral Tito.

Sebelumnya, senjata dan amunisi yang diimpor untuk Brimob sempat tertahan di Gudang Kargo Unex.

Sesudah para pimpinan menggelar rapat akhirnya disepakati 5.932 butir amunisi dalam 71 koli disimpan di gudang milik Tentara Nasional Indonesia.

Dengan Pemindahan tempat penyimpanan amunisi ini sesuai rapat koordinasi yang dipimpin Wiranto Menkopolhukam.

Berdasarkan keputusan rapat, hanya senjata jenis amunisi tajam yang dititipkan kepada Tentara Nasional Indonesia.
Dan Ribuan amunisi tersebut disimpan oleh TNI karena alasan tertentu. Penyebab utamanya adalah belum ada aturan dan payung hukum mengenai jenis persenjataan yang dibeli Polri dari luar negeri ini.

Berdasarkan TNI, amunisi tersebut memiliki kecanggihan yang luar biasa. Bahkan, TNI tidak memiliki jenis amunisi seperti yang dibeli oleh Kepolisian Republik Indonesia.
Ahmad
Ahmad Content Creator

Posting Komentar untuk "Mengharukan, Ini Jawaban Kapolri Tentang Pembelian Senjata Mematikan"