Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lucu Dan Keren, TNI Mengajarkan Ini Kepada Warga Diperbatasan

Julukan Bersama Rakyat TNI Kuat bisa ditafsirkan ke dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia, Sebagaimana yang dilakukan oleh anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan atau Satgas Pamtas Yonif 405/Surya Kusuma di daerah Boven Digoel perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Lucu Dan Keren, TNI Mengajarkan Ini Kepada Warga Diperbatasan


Tidak hanya menjaga keamanan teritorial NKRI, TNI juga ikut andil dalam meningkatkan kesejahteraaan dan kemajuan masyarakat, yaitu dengan cara memberikan berbagai pelatihan ekonomi kreatif kepada masyrakata perbatasan.

Pada hari Minggu kemarin, anggota Satuan petugas Perbatasan RI-Papua Nugini yang berada di masing-masing Pos serentak mengadakan pelatihan keterampilan bagi warga perbatasan, diantaranya pelatihan membuat kurungan ayam, pembuatan piring berbahan lidi, pembuatan bingkai foto dengan memanfaatkan bekas bungkus rokok dan pelatihan menambal ban mobil motor.

"Tujuan Pelatihan pembuatan kurungan ayam yang dilaksanakan oleh anggota Satgas kepada warga Kampung Tembutka, yaitu agar ayam yang selama ini kurang terpelihara dengan baik, dapat dipelihara dengan lebih terawat dan hasil ternaknya berkualitasa bagus, kata Dansatgas Yonif 405/SK Letkol Inf Diantoro.

Selain itu juga, dengan banyaknya pohon sagu di daerah perbatasan, jadi menginspirasi anggota Satgas Yonif 405/SK yang bertugas di Pos kampung Upkim untuk memberikan pelatihan membuat piring berbahan lidi sagu untuk warga, Piring lidi ini dapat digunakan untuk tempat menyajikan hidangan pada saat acara-acara pertemuan masyarakat dan acara lain.

Selain itu, pelatihan membuat bingkai foto diberikan kepada warga Kampung Umap, karena anggota Satgas melihat masyarakat perbatasan sangat konsumtif dengan rokok, Akan tetapi bungkusnya belum dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi kreatiff.

Juga pula dengan tidak terdapatnya tempat tambal ban di daerah pedalaman, sehingga menyulitkan masyarakat untuk memperbaiki ban, apabila ban kendaraan mereka bocor dan sobek.

Sepanjang ini jika kendaraan warga mengalami kebocoran, terpaksa warga harus mengganti ban baru ke Kampung Mindiptana yang letaknya jauh dari kampung tempat mereka tiinggali.

Prihatin dengan kondisi ini, maka anggota Satgas di Pos Ninatie memberikan solusi dengan menggelar pelatihan tambal ban supaya masyarakat dapat menambal ban sendiri sehingga tidak perlu lagi menggantinya dengan ban yang baru dan dapat menghemat biaya kebutuhan sehari-hari.

Dan masyarakat pun sangat anntusias mengikuti pelatihan.

Komandan Diantoro menambahkan, pelatihan tersebut sangat menarik karena ketrampilan yang diajarkan dapat menjadi salah satu peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan masyarakat.

Sepanjang bertugas sebagai Satgas Pamtas di Boven Digoel, pihaknya berkomitmen akan terus berupaya memberikan pelatihan ekonomi kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat perbatasan.

Oleh karena dari itu kualitas sumber daya manusia dan perekonomian warga di wilayah Kabupaten Boven Digoel dapat meningkat, kata beliau.
Ahmad
Ahmad Content Creator

Posting Komentar untuk "Lucu Dan Keren, TNI Mengajarkan Ini Kepada Warga Diperbatasan"