Bukannya Bantu Rohingya, I51S Malah Bikin Gaduh Di Filipina
Kepala Negara (Presiden) Filipina yaitu Rodrigo Duterte mengatakan akan bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo dan PM Najib Razak Malaysiaa, dikabarkan Pertemuan ini rencananya akan membahas kemungkinan menciptakan satuan untuk mem3r4ngi militan I515 di marawi filipina.
Kita sudah sepakat berbicara, Kami hanya menunggu waktu yang cocok ungkap presiden filipina.
presiden filipina mengatakan telah membuka perbatasan bagi militer Indonesia dan Malaysia untuk m3ngh4ncurkan p3mb3r0nt4k simpatisan Isl4mic St4te tersebut.
presiden filipina mengatakan telah membuka perbatasan bagi militer Indonesia dan Malaysia untuk m3ngh4ncurkan p3mb3r0nt4k simpatisan Isl4mic St4te tersebut.
Negara Asean sudah beresepakat akan mengehentikan aksi yang dilakukan mil1tan tersebut dan akan memutuskan rantai pembiayaan kelompok ini.
Pada Noovember yang lalu negara Filipina telah mengizinkan Indonesia dan Malaysia melakukan patroli di perairan teritorialnya untuk mengatasi p3ncul1k4n dan oleh kelompok 4bu S4yy4ff.
Perwakilan Komanda Satuan Petugas Marawi filipina menyebutkan bahwa daerah yang dikuasai pemb3r0nt4k semakin sedikit, juga kabar baiknya ada tanda-tanda para militan ISIS kekurangan persediaan dan 4mun1si s3nj4ta.
Pada Noovember yang lalu negara Filipina telah mengizinkan Indonesia dan Malaysia melakukan patroli di perairan teritorialnya untuk mengatasi p3ncul1k4n dan oleh kelompok 4bu S4yy4ff.
Perwakilan Komanda Satuan Petugas Marawi filipina menyebutkan bahwa daerah yang dikuasai pemb3r0nt4k semakin sedikit, juga kabar baiknya ada tanda-tanda para militan ISIS kekurangan persediaan dan 4mun1si s3nj4ta.

Posting Komentar untuk "Bukannya Bantu Rohingya, I51S Malah Bikin Gaduh Di Filipina"